Lingkungan Markus Kembanggede

Sekitar tahun 1984 wilayah Gesikan (Bantul barat Paroki Santo Yakobus Bantul) terbagi menjadi 3 kelompok yang terdiri dari kelompok Bergan, kelompok Gesikan, kelompok Pijenan. Sementara umat Katolik yang berada di dusun Kalakijo, dusun Santan, dusun Kembanggede, dusun Iroyudan dan sekitarnya secara administrasi masih tergabung dengan kelompok Bergan.

Pada tahun 1990, umat Katolik di wilayah Gesikan semakin berkembang sehingga oleh Romo VM. Karto Sudarmo, Pr., Stasi Maria Rosari Gesikan dimekarkan menjadi 5(lima) kring yaitu kring Matins, kring Andreas, kring Philipus, kring Yakobus, kring Markus.

Pada waktu itu, kawasan kring Santo Markus terdiri dari dusun Kalakijo, Santan, Kembanggede, Iroyudan dan Pringgading.

Kring Santo Markus pertama kali diketuai oleh Bapak Yohanes Rasul Ngaijan Harjomulyo. Selanjutnya ada pergantian pengurus dan ketua yang terpiih adalah Bapak YS. Toekidjo.

Pada sekitar tahun 2002/2003 Pringgading ditetapkan oleh Stasii Maria Rosari Gesikan sebagai kring baru sehingga kawasan kring Santo Markus menjadi terdiri dari dusun Kalakijo, Santan, Kembanggede dan Iroyudan. Kemudian diadakan kembali pergantian pengurus sekitar akhir tahun 2003 dan ketua yang terpilih adalah Bapak L. Pardiyono, yang hingga sekarang masih menjalankan tugasnya sebagai ketua lingkungan Santo Markus.