Lingkungan Yohanes Rasul Pringgading

Tahun 2000 beberapa warga Kristiani di Perumahan Guwosari mengadakan pertemuan untuk membentuk persekutuan doa. Persekutuan doa ini terdiri dari warga Katolik dan Kristen. Warga Katolik terdiri dari Bapak Heru, Bapak Joko, Bapak Senen, Bapak Badianto. Warga Kristen terdiri dari Bapak Sargono, Bapak Agus dan Bapak Arif.

Pada tahun tersebut mereka mengadakan Natal bersama. Setelah Natal bersama, persekutuan ini berdiri sendiri sesuai agama masing-masing. Untuk warga Katolik, dibentuk pengurus dengan ketuanya Bapak Bardianto, sekretaris Bapak Medi dan bendahara Ibu Mamik. Pada tahun ini juga, oleh Romo Siwi, statusnya menjadi lingkungan persiapan, dengan Pelindung Yohanes Rasul.

Alasan pemilihan nama pelindung Yohanes Rasul adalah termasuk 12 rasul, berani, tegas, tanggung jawab, cerdas, santun, sederhana dan masih saudara muda Markus. Tahun 2003 disahkan menjadi suatu lingkungan baru, dengan ketua Bapak Heru, Sekretaris Bapak F.X. Trisno, Bendahara Ibu Mamik.

Tahun 2006 Ketua Bapak Petrus L. Rigo, tahun 2008 ketua Bapak Petrus Likuid dan tahun 2011 ketua Bapak FX. Triyanto. Setiap tanggal 27 Desember lingkungan merayakan Natal sekalian pesta pelindung.