Lingkungan Mathias Geblag

Pemberi nama Santo Pelindung Santo Mathias adalah pada saat Romo Paroki yang bertugas adalah Romo V.M. Kartasudarma, Pro Lingkungan Santo Mathias berawal dari Keluarga Bapak FX. Yogo Utorno (Alm), dari sinilah Iman Katolik di wilayah Geblag berkembang dan menjadi lingkungan.

Umat Mathias yang pertama kali dibabtis adalah Adelberta Mambak (Alm), pada tahun 1942. Yang terus diikuti pembaptisan Bapak Karso (Alm), Bapak Marcus Joyo Sumarto (Alm).

Pemberi nama Santo Pelindung Santo Mathias adalah pada saat Romo Paroki yang bertugas adalah Romo V.M. Kartasudarma, Pro Lingkungan Santo Mathias berawal dari Keluarga Bapak FX. Yogo Utorno (Alm), dari sinilah Iman Katolik di wilayah Geblag berkembang dan menjadi lingkungan.

Umat Mathias yang pertama kali dibabtis adalah Adelberta Mambak (Alm), pada tahun 1942. Yang terus diikuti pembaptisan Bapak Karso (Alm), Bapak Marcus Joyo Sumarto (Alm).

Yang membanggakan dari lingkungan ini adalah keaktifan anak-anak dalam kegiatan lingkungan. Bahkan beberapa dari mereka sudah aktif ikut memimpin doa Sembah Bekti atas Salam Maria pada waktu Doa Rosario pada bulan Maria, membaca Kitab Suci bergantian per ayat pada saat ada ibadat.

Kisah hidup Santo Mathias memang hanya sedikit dan diperingati pada 14 Mei yaitu dalam Kis 1:15-26 saja.

Mathias adalah murid Yesus yang dipilih untuk menggantikan Yudas Iskariot sebagai Rasul. Mengapa Mathias yang dipilih? Dalam pemilihan tersebut, Santo Petrus sebagai pemimpin para Rasul mengajukan syarat: “Wong mau kudu dipilih saka ing antarane wong-wong sing wiwitwiwita tetunggalan karo kita, selawase kita padha tansah nderekake tindake Gusti Yesus; yakuwi wiwit jamane Nabi Yohanes Mbaptis wong, nganti tekan mekrade menyang swargo” (Kis 1:21-22). Inilah yang bias diteladani dan dijadikan spiritualitas hidup umat lingkungan Santo Mathias.