Santo Alloysius Sumuran

Lingkungan Alloysius termasuk dalam wilayah Kelurahan Palbapang timur dan waktu itu wilayah Palbapang dibagi menjadi tiga lingkungan, yaitu : timur, tengah dan barat. Lingkungan Alloysius resmi dibentuk pada tahun 1995.

Perkembangan umat di lingkungan Alloysius diawali dari 3 orang, yaitu Bapak Danu Sumarto (alm) yang dibaptis tahun 1930, Bapak Petrus Tupan Broto yang dibaptis tahun 1953 bersama Bapak Puspo Asworo. Ketiga tokoh tersebut dibaptis di Gereja Ganjuran oleh Romo Mgr. Sugiyopranoto, SJ. Lingkungan ini berkembang hingga sekarang ini.

Untuk mengupayakan keaktifan umat, para orang tua merangkul mudika agar dapat aktif dalam kegiatan lingkungan. Para orang tua juga mendorong semangat mudika agar lebih berdinamika di lingkungan.

Lingkungan Alloysius banyak menjalani kemajuan, hal ini dikarenakan umat di lingkungan Alloysius memelihara bentuk-bentuk paguyuban, seperti pada bulan Rosario umat selalu berdoa Rosario setiap hari, adanya pendalaman iman (katekase) dengan pendalaman Kitab Suci sebulan sekali, untuk mendukung kemajuan lingkungan segala kegiatan juga melibatkan kaum muda. Dan Santo Pelindung ini diperingati setiap 21 Juni.