Santo Martinus Manding

Waktu masih wilayah dulu Santo Fransiskus Xaverius diketuai oleh Bapak F.X. Martoharjono, kemudian pada tahun 1990 digantikan oleh Bapak F.X. Sudadi hanya dalam 1 periode, yang selanjutnya digantikan oleh Bapak C. Subekti Indarto, dan kemudian oleh Bapak Y. Sukimo pada tahun 1996. Maka dipandang perlu ada pemekaran wilayah, karena baik jumlah KK maupun umat terlalu besar, maka timbullah lingkungan-lingkungan yang jumlahnya ada 18 lingkungan.
Sejak Wilayah Fransiskus Xaverius dibagi menjadi 2 lingkungan, yaitu:
a) Santo Paulus yang anggotanya terdiri dari orang-orang yang berdomisili di sekitar Gabusan dan sekitarnya.
b) Santo Martinus yang anggotanya terdiri dari orang-orang yang berdomisili disekitar dusun Manding dan orang-orang yang mau bergabung antara lain dari dusun Cangkring 2 KK, Sawahan 6 KK, Bayuran 3 KK, Sutran 1 KK, Kadibeso 5 KK, Ngaglik 1 KK dan Code 2 KK
Letak lingkungan Santo Martinus kira-kira 3 km sebalah tenggara Gereja Santo Yakobus Klodran Bantul. Sedang umat yang paling jauh dari pusat Gereja berjarak kira-kira 30 menit jika ditempuh dengan menggunakan sepeda, yang terdekat jika ditempuh dengan sepeda kira-kira 15 menit yaitu umat di Dusun Code.
Lingkungan Santo Martinus pertama kali diketuai oleh Bapak Y. Sukimo dari tahun 1996-1998, dan dilanjutkan oleh Bapak H.Y. Sumaryadi dari tahun 1999-2001 dan dilanjutkan lagi oleh Bapak B. Sinduatmojo dari tahun 2002-2004, kemudian dilanjutkan oleh Bapak Sb. Suparmoko dari tahun 2005-2010 (2 periode)